×
Ad

Hoegeng Awards 2026

Mengenal 3 Kandidat Polisi Berintegritas Hoegeng Awards 2026

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 31 Jul 2026 16:12 WIB
Kombes Norul Hidayat, Kombes Yimmy Kurniawan dan Kombes Muhammad Arsal Sahban. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Acara puncak Hoegeng Awards 2026 akan digelar pada Jumat, 31 Juli. Dalam acara itu akan diumumkan satu sosok polisi teladan sebagai penerima Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Berintegritas.

Malam penganugerahan Hoegeng Awards 2026 akan dilangsungkan mulai pukul 19.00 WIB, Jumat (31/7/2026), di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, dan disiarkan live di detikcom. Penyanyi ternama Tanah Air, Pongki Barata, akan memeriahkan acara malam nanti.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (CT) akan menghadiri acara tersebut. Para menteri dan pimpinan lembaga negara juga dijadwalkan akan hadir.

Satu dari tiga besar kandidat penerima penghargaan Polisi Berintegritas ini telah dipilih oleh Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026. Ketiganya adalah Kombes Norul Hidayat, Kombes Yimmy Kurniawan, dan Kombes Muhammad Arsal Sahban.

Adapun Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 yaitu Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi, Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., MM, Mantan Plt Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., anggota Kompolnas Gufron Mabruri, dan Ketua Komisi III DPR, Dr. Habiburokhman, S.H., M.H.

Berikut ini profil ketiga kandidat Polisi Berintegritas Hoegeng Awards 2026:

1. Kombes Muhammad Arsal Sahban

Saat ini, Kombes Arsal menjabat sebagai Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri. Dia dikenal sebagai sosok yang tegas dan berintegritas. Saat menjadi Kapolres Lumajang, Arsal membentuk Tim Cobra untuk menumpas kejahatan seperti begal hingga peredaran narkoba.

Kesaksian tentang ketegasan dan integritas Arsal datang dari mantan anak buahnya di Polres Lumajang. Arsal disebut tidak pandang bulu dan antisuap ketika membongkar sejumlah kejahatan yang melibatkan 'orang penting' serta jaringan besar.

Lewat operasi Tim Cobra, angka kriminalitas di Lumajang turun cukup drastis pada tahun 2019. Semula dalam setahun tercatat 500 lebih kasus, saat Arsal menjabat turun menjadi 312 kasus per tahun dengan penyelesaian kasus 88,46%. Setelah Arsal dimutasi, angka kejahatan di Lumajang kembali naik menjadi lebih dari 500 kasus per tahun.

Kepemimpinan Arsal saat menjadi Kapolres Lumajang dirasakan betul oleh warganya. Bahkan warga mengusulkan Arsal untuk menjadi Bupati Lumajang pada 2024 lalu.

Baca profil lengkapnya di sini.




(fas/knv)

Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Foto