Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerdjogoeritno kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11/2007).
"Itu harus diusut kalau memang menyalahi aturan, lebih-lebih sebelum Panglima TNI dilantik sebagai pejabat tinggi panglima yang disegani," cetus Mbah Tardjo, panggilan akrab Soetardjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kalau benar ada penyelundupan, itu harus diusut sampai kapan pun dan siapa pun. Kalau benar dia (KSAD) terlibat ya harus diusut sebelum ada pelantikan," ujarnya.
Mbah Tardjo menuturkan akan meminta Komisi I DPR menanyakan kepada KSAD soal kasus ini dalam fit and proper test Panglima TNI.
(umi/nrl)











































