Prabowo Percepat Gentengisasi: Seng Berkarat, Bikin Penyakit Paru-paru

Prabowo Percepat Gentengisasi: Seng Berkarat, Bikin Penyakit Paru-paru

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Kamis, 30 Jul 2026 13:42 WIB
Presiden Prabowo Subianto menjajal kereta api mewah KA Nusantara Explorer dari Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
Presiden Prabowo Subianto menjajal kereta api mewah KA Nusantara Explorer dari Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan realisasi program 'gentengisasi' segera rampung. Prabowo mewanti-wanti penggunaan seng mudah berkarat sehingga dapat berdampak buruk pada kesehatan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pemugaran cagar budaya Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). Prabowo mulanya membicarakan urgensi penanganan masalah sampah pada rentang setahun ini.

"Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia. Semua sungai harus bersih, semua kali harus bersih. Alam harus jaga. Pohon tidak boleh ditebang sembarangan, kalau perlu kita tanam ratusan juta pohon baru. Estetika, keindahan harus kita pertahankan," kata Prabowo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo kemudian menyinggung masih banyak rumah warga yang menggunakan seng. Mantan Menhan itu meminta penggunaan seng dialihkan dengan ijuk atau genting.

"Aslinya bangsa Indonesia tidak make seng. Kalau perlu, kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai, kalau tidak, kita harus cari. Rakyat kita dari dulu bisa bikin genting kok. Genting bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genting," kata dia.

Prabowo menilai penggunaan seng dalam waktu lama dapat berkarat dan mengganggu kesehatan. Dia mewanti-wanti hal itu berdampak buruk pada kesehatan paru-paru.

"Seng ini cepat berkarat. Karat ini tidak baik untuk kesehatan. Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari. Orang-orang muda sudah kena kanker paru-paru, padahal dia nggak merokok. Dari mana? Ya, dari karat, dari asbes, dari macam-macam kimiawi," kata Ketum Partai Gerindra itu.

"Jadi saya anjurkan gubernur, bupati, wali kota, semua instansi di bidang masing-masing lestarikan alam, jaga kebersihan," pungkasnya.

Lihat juga Video: Gentengisasi, Proyek Baru Pemerintahan Prabowo

Halaman 2 dari 2
(fca/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini