Martin: Keris Mau Dipulangin Kok Dibilang Menyelundupkan?

Martin: Keris Mau Dipulangin Kok Dibilang Menyelundupkan?

- detikNews
Jumat, 30 Nov 2007 06:46 WIB
Jakarta - Pemilik 16 keris yang ditahan, Martin Lubis, mengaku heran atas tindakan Bea Cukai. Keris-keris itu dipulangkan ke Indonesia, kok justru diduga menyelundupkan?

"Itulah. Mereka bilang penyelundupan. Wong keris dibalikin," ujar Martin alias RM Notohardjo dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (30/11/2007).

Martin menduga Bea Cukai reaktif, soalnya sekarang ini lagi heboh kasus kehilangan beberapa arca di Museum Solo. Apalagi Martin juga berdomisili di Solo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baru sekarang ada kasus seperti ini. Dulu ibu saya (Rien Notohardjo--red) pernah mengirimkan juga, tidak ada masalah," kata Martin.

Martin mengaku beberapa hari lalu sudah menghubungi seorang petugas Bea Cukai melalui telepon. Petugas itu menyebutkan, barang-barang yang dikirim Rien Notohardjo dokumennya bermasalah.

"Saya kontak, katanya dokumennya nggak beres. Lalu belakangan, muncul berita yang menyudutkan saya," kata Martin mengeluh.

Untuk diketahui, Bea Cukai menahan paket yang berisi sejumlah keris pada Kamis (22/11/2007). Barang ini dikirimkan oleh Rien Notohardjo yang beralamat di 60 Snapper Ave, Key Largo, Florida. Barang ditujukan kepada Jeffri Lengkey yang beralamat di Pamulang Permai, Ciputat, Tangerang dan akan diteruskan kepada RM Notohardjo yang beralamat di Jl. Mataram 12 nomor 7 RT 02/X Solo. (aba/aba)


Berita Terkait