Malam Penganugerahan Digelar Besok, Simak Perjalanan Hoegeng Awards 2026

Hoegeng Awards 2026

Malam Penganugerahan Digelar Besok, Simak Perjalanan Hoegeng Awards 2026

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 30 Jul 2026 10:49 WIB
15 Kandidat Penerima Hoegeng Awards 2026
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2026 akan digelar besok malam setelah melalui proses seleksi yang panjang. Simak perjalanan Hoegeng Awards 2026 dari seleksi hingga penentuan penerima.

Malam puncak Hoegeng Awards 2026 digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (31/7/2026). Acara akan disiarkan secara langsung di detikcom.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung akan hadir dalam acara tersebut. Para menteri dan pimpinan lembaga negara juga dijadwalkan akan hadir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun ini adalah kelima kalinya Hoegeng Awards digelar. Simak perjalanan panjang Hoegeng Awards 2026.

Pengusulan dan Penjaringan

Proses pencarian polisi teladan dalam Hoegeng Awards 2026 sudah dimulai sejak Selasa, 27 Januari 2026 hingga Kamis, 2 April 2026. Para pengusul mendaftarkan nama kandidat melalui formulir online yang ditayangkan di detikcom.

Hoegeng Awards ternyata disambut antusias oleh pembaca detikcom. Ribuan usulan diterima panitia Hoegeng Awards 2026.

Ada 5 kategori dalam Hoegeng Awards 2026, sama seperti tahun sebelumnya. Kategori itu adalah Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Pelindung Perempuan dan Anak (Kelompok Rentan, Polisi Tapal Batas dan Pedalaman serta Polisi Berintegritas.

Dari ribuan usulan itu, tim panitia Hoegeng Awards 2026 melakukan verifikasi dan seleksi awal. Polisi telah lolos seleksi tim panitia kemudian serahkan ke Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026.

Seleksi di Dewan Pakar

Tahapan selanjutnya adalah seleksi kandidat di Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026. Adapun Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 yakni Ketua Komisi III DPR Dr. Habiburokhman, S.H., M.H., mantan Plt Pimpinan KPK Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina, S.Psi., MM., anggota Kompolnas Gufron Mabruri, dan Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Qotrunnada Wahid, M.Psi.

Pada tahapan ini Dewan Pakar akan melakukan rapat dan memilih nominasi masing-masing kandidat tiap kategori. Nama-nama kandidat 3 besar per kategori kemudian diumumkan di detikcom untuk masuk tahapan selanjutnya yakni Uji Publik Hoegeng Awards 2026.

Proses Uji Publik

Pada tahapan uji publik ini, pembaca detikcom akan memberikan masukan baik melalui kolom komentar di artikel, media sosial detikcom dan dikirim langsung ke email Hoegeng Awards.

Proses uji publik ini berlangsung selama sejak Kamis, 7 Mei 2026 hingga Jumat, 22 Mei 2026. Panitia menerima banyak masukan dari masyarakat mengenai para kandidat. Testimoni yang disampaikan masyarakat kemudian dibawa ke Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026.

Dewan Pakar Tentukan Penerima Hoegeng Awards

Tahapan selanjutnya adalah rapat Dewan Pakar untuk menentukan penerima Hoegeng Awards 2026 dalam 5 kategori. Rapat digelar 30 Juni 2026.

Nama-nama penerima Hoegeng Awards 2026 akan diumumkan pada acara puncak malam besok. Dewan Pakar mengungkap sulitnya menentukan kandidat penerima Hoegeng Awards 2026.

Habiburokhman menyebut para Dewan Pakar memiliki referensi yang lengkap untuk menilai para kandidat. Oleh sebab itu, ia memastikan penilaian Dewan Pakar akan sangat objektif.

"Jadi segala informasi yang kami dapat sebelumnya, baik dari media pun informasi-informasi lain, menjadi rujukan kami memberikan penilaian," kata Habiburokhman usai rapat.

Dia mengatakan pemilihan kandidat Polisi Berintegritas menjadi kategori yang paling rumit untuk menentukan. Sebab, kata dia, untuk menilai seorang polisi yang berintegritas tidak bisa ditentukan dari satu-dua peristiwa.

"Kita harus baca benar sampai ke catatan LHKPN-nya wajar atau tidak, ada conflict of interest atau tidak yang bersangkutan menjalankan tugas, itu agak rumit. Karena masing-masing kalau prestasi terkait integritas ada tapi kita nggak bisa sebagian saja menilai seseorang, itu yang paling rumit," ucapnya.

Mas Achmad Santosa juga sependapat dengan Habiburokhman. Dia menyebut Dewan Pakar memasang standar tinggi untuk kategori Polisi Berintegritas.

"Walaupun kategori lainnya juga akan disorot oleh publik. Tapi saya pikir yang berintegritas itu yang sedang ditunggu oleh publik, siapa sih sebetulnya yang berintegritas itu," ujarnya.

Sementara itu, Alissa Wahid mengatakan rujukan utama dari ajang pencarian polisi teladan ini adalah sosok Jenderal Hoegeng Iman Santoso. Menurutnya, Jenderal Hoegeng terkenal karena kesederhanaan hingga integritasnya.

Oleh sebab itu, Alissa juga sepakat menentukan kandidat Polisi Berintegritas adalah pilihan yang paling sulit. Alasannya karena untuk kategori ini standarnya sangat tinggi.

"Karena integritas itu standarnya sangat tinggi, ada hal-hal yang tidak bisa kita negosiasi, misalnya rekam jejak. Karena itu Polsi Berintegritas itu sosoknya bener-bener kita harus memastikan mereka adalah sosok yang benar-benar bersih, jujur, profesional dan menunjukkan sikap menjunjung tinggi kode etik anggota Polri," kata Alissa.

Gufron Mabruri mengatakan dalam memilih kandidat Polisi Berintegritas, Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 melakukan pengecekan secara berlapis. Menurutnya, kategori ini akan menjadi wajah utama Polri di masyarakat.

"Jadi untuk memastikan penerima kategori Polisi Berintegritas memang betul-betul polisi yang berintegritas. Jadi perlu dilakukan pengecekan secara berlapis untuk memastikan integritasnya terjamin," ucapnya.

Sedangkan Putu Elvina memastikan para Dewan Pakar menjaga integritas dan independensi dalam menentukan penerima Hoegeng Awards 2026. Dia tidak ingin kandidat yang terpilih nantinya bermasalah.

"Dewan Pakar itu dari tahun ke tahun semakin selektif untuk melihat kriteria calon-calon tersebut, makannya kami berkomitmen memastikan bahwa calon tersebut betul-betul yang sudah disortir rekam jejaknya ditambah pengalaman dan integritas yang kita lihat. Para Dewan Pakar juga berkomitmen agar siapapun yang dipilih itu merupakan orang-orang yang tidak berpotensi diintervensi oleh siapapun," ujar Putu.

"Kami menjaga kredibilitas dari hasil pemilihan kami sehingga dari awal komitmen kami menjaga integritas, independensi dari Dewan Pakar," imbuhnya.

Berikut 15 polisi kandidat penerima Hoegeng Awards 2026:

Kategori Polisi Berdedikasi

- Aiptu Dafit Rico Dermawan
Jabatan: Kasubnit II Unit 6 Satreskrim Polresta Padang
- Brigpol Kamaludin
Jabatan: Bhabinkamtibmas Desa Sermong, Taliwang, Sumbawa Barat, NTB
- Kombes Eko Budhi Purwono
Jabatan: Dirbinmas Polda Riau

Kategori Polisi Inovatif

- Aipda Frits Bidara
Jabatan: Ps Kaur Ident Satreskrim Polres Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara
- Kombes Christian Tobing
Jabatan: Kapolresta Sidoarjo, Jawa Timur
- Brigadir Renita Rismayanti
Jabatan: Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri

Kategori Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan

- Ipda Kadek Sumerta
Jabatan: Panit Reskrim Polsek Blahbatuh, Polsek Gianyar, Bali
- AKP Siti Elminawati
Jabatan: Kanit 1 Subdit 4 Dit Reskrimum Polda Sulteng
- AKBP Ema Rahmawati
Jabatan: Kasubbag Binops Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri

Kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman

- Iptu Bastian Tuhuteru
Jabatan: Kapolsek Sirimau, Polresta Ambon, Polda Maluku
- Iptu Motalip Litiloly
Jabatan: Kasat Samapta Polres Nduga, Polda Papua
- Bripka Hamzah Ladema
Jabatan: Bhabinkamtibmas Desa Sonit, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah

Kategori Polisi Berintegritas

- Kombes Muhammad Arsal Sahban
Jabatan: Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri
- Kombes Norul Hidayat
Jabatan: Kepala SPN Polda Bangka Belitung
- Kombes Yimmy Kurniawan
Jabatan: Karo SDM Polda Kepulauan Riau

Halaman 2 dari 2
(lir/knv)


Hoegeng Awards 2026
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
SELENGKAPNYA
Berita Terkait