"Kebetulan DPR akan reses dan Presiden SBY sendiri harus ke Bali untuk UNFCC," kata Mendagri Mardiyanto usai rapat konsultasi di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (29/11/2007).
Menurut Mardiyanto, akhirnya rapat ini malam ini, pemerintah hanya memaparkan langkah percepatan proses hukum kasus korupsi yang didakwakan pada guru besarΒ ilmu pertanian Universitas Brawijaya itu. Paparan disampaikan Jaksa Agung Hendarman Supandji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya DPR telah mengeluarkan putusan agar Presiden segera meresmikan Syamsul Bahri. Tapi selama belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, rekomendasi meresmikan Syamsul belum bisa dipaksakan.
"Sedangkan pada 6 anggota KPU lainnya, sesuai fungsi DPR sebagai lembaga pengawas, kami terus melakukan monitoring," kata Mangindaan."Kami harap segera ada putusan hukum agar bisa segera diambil solusi atas masalah ini di masa mendatang," tutup Mangindaan. (aba/aba)











































