Kasparov mengeluh, selama 5 hari ditahan akibat berunjuk rasa di akhir pekan, dia tidak bisa ditemui pengacara.
"Rejim ini telah memasuki fase yang sangat berbahaya, menuju sebuah kediktatoran," kata Kasparov di rumahnya setelah dibebaskan dari penjara, Moskow, Rusia, Kamis (29/11/2007).
Kasparov bertekad akan terus melawan Putin melalui koalisi Rusia yang Lain (the Other Russia). "Ketakutan hanyalah satu-satunya kesempatan rejim Putin akan bertahan," kata Kasparov seperti dilansir AFP.Kasparov ditahan saat memimpin demonstrasi 2.000 orang pada Sabtu 24 November lalu di Moskow. Pada saat yang sama, polisi juga menahan 200 orang di kota Saint Petersburg.
Aksi-aksi ini dilakukan Kasparov bersama koalisi Rusia yang Lain menjelang pemungutan suara memilih presiden yang digelar Minggu 2 Desember nanti. Kasparov menganggap pemungutan suara itu penuh rekayasa Putin untuk berkuasa kembali. (aba/aba)











































