Tentara dan polisi Filipina berhasil menguasai keadaan di hotel mewah tersebut. Pimpinan tentara mbalelo Letnan Marinir Antonio Trillanes dan anak buahnya menyatakan menyerah.
Diberitakan BBC, Kamis (29/11/2007), Antonio mengakhiri kudeta yang hanya berlangsung beberapa jam tersebut demi keselamatan penduduk sipil dan jurnalis yang berada di dalam hotel tersebut.
Ketika tentara masuk, lobi Hotel Peninsula bak arena perang. Desingan peluru dan gas air mata dimuntahkan tentara. Beruntung sebagian besar tamu hotel tersebut sudah dikeluarkan. Hanya beberapa orang saja terlihat di lobi.
Wartawan lokal dan internasional sempat merekam peristiwa yang mencekam tersebut. Mereka menolak perintah tentara untuk meninggalkan Hotel Peninsula yang kini sudah dikuasai tentara.
(ana/sss)











































