"Saat penerbangan dari Jakarta ke Surabaya pilot menemukan indikasi trouble. Tapi tidak ada asap," ujar Wakil Direktur Keselamatan Batavia Air, M Yamin, kepada detikcom, Kamis (29/11/2007).
Yamin enggan menjelaskan masalah apa yang sedang terjadi pada pesawat dengan nomor registrasi PK-YTZ itu. Namun, lanjutnya, pendaratan pesawat berjalan normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yamin, pesawat dengan rute Jakarta-Ambon itu berangkat dari bandara Cengkareng sekitar pukul 07.30 WIB dan tiba di Bandara Juanda antara pukul 08.40 WIB hingga 09.00 WIB.
Karena pesawat jenis Boeing 373-400 tersebut diduga ada masalah, penerbangan ke Ambon diganti dengan pesawat Batavia yang lain.
"Karena itu menyangkut keselamatan, tidak bisa ditoleransi. Penumpang sudah di-cover," pungkasnya.
Seperti diberitakan detiksurabaya, warga Desa Sawo Tratap, Sedati, Sidoarjo yang tinggal sekitar 750 meter dari Bandara Juanda sekitar pukul 07.40 WIB dikejutkan suara ledakan disertai asap yang berasal dari pesawat yang akan landing. Sejumlah saksi menyatakan sumber ledakan berasal dari pesawat Batavia Air.
(irw/nrl)











































