"Barang ini berasal dari Bolivia dan Kolombia dan dikoordinasikan oleh sindikat Brasil," kata Direktur Narkoba Polri Brigjen Pol Indradi Thanos di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (29/11/2007).
Lalu apakah kokain yang Fahri dapatkan berasal dari sindikat yang sama dengan sindikat Taman Anggrek? "Ini sindikat yang lain," imbuhnya.
Diakui dia, peredaran kokain di Indonesia memang sangat terbatas. "Di Bali saja 4 bulan lalu kita hanya bisa mendapatkan 300 gram," jelasnya.
(ndr/ana)










































