Larangan Terbang ke UE, RI Kooperatif Tapi Masih Mandek

Larangan Terbang ke UE, RI Kooperatif Tapi Masih Mandek

- detikNews
Kamis, 29 Nov 2007 11:32 WIB
Jakarta - 51 Maskapai penerbangan Indonesia masih dilarang terbang ke wilayah Uni Eropa (UE). Meski RI bersikap lebih kooperatif dan berupaya melakukan perbaikan, namun belum ada kemajuan yang berarti.

"Ketika saya tanyakan (kepada pihak UE) apa kemajuan, mereka bilang kemajuan no, cuma Indonesia lebih kooperatif saja," ujar pengamat kebijakan publik dan konsumen Agus Pambagyo yang sedang berada di Belgia saat dihubungi detikcom, Kamis (29/11/2007).

Pelarangan terbang, lanjut dia, karena Indonesia mengeluarkan safety rating maskapai penerbangan. Terkait pelarangan ini, Agus yang kerap bolak balik Belanda-Indonesia pun memanfaatkannya untuk melobi pihak UE.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sering diminta berdiskusi oleh teman-teman di Belanda, jadi kesempatan ini saya gunakan untuk melobi UE juga. Saya melobi secara independen, tidak dibiayai negara, airline atau bandara di Indonesia, cuma atas nama publik saja," imbuhnya.

Agus mengaku, kepergiannya itu atas sepengetahuan Menhub Jusman Syafii Djamal. Semua temuan yang diperolehnya pun dilaporkan kepada Menhub.

"Saya melakukan lobi dengan UE sudah sejak Agustus 2007. Sejauh ini menurut UE belum ada kemajuan yang berarti karena secara teknis tim lobi pemerintah belum menjawab semua permintaan teknis UE," bebernya.

Yang utama, tambahnya, UE meminta corrective action plan sesuai dengan temuan International Civil Aviation Organization (ICAO)/ Federal Aviation Administration (FAA). (nvt/ana)


Berita Terkait