Air Laut Pasang, Petani Tambak Indramayu Panen Paksa

Air Laut Pasang, Petani Tambak Indramayu Panen Paksa

- detikNews
Kamis, 29 Nov 2007 10:11 WIB
Indramayu - Ratusan hektar lahan tambak siap panen di sepanjang pesisir pantai Indramayu, Jawa Barat, rusak parah diterjang air laut pasang dengan ketinggian hampir 1 meter. Kondisi ini membuat para petani tambak rugi ratusan juta rupiah karena harus panen paksa.

Para petani tambak ini terpaksa memanen dini ikan bandeng yang baru berumur 4 bulan. Padahal seharusnya ikan jenis ini dipanen saat memasuki umur 5 hingga 6 bulan. Panen paksa dilakukan pagi hari. Jika siang hari dikhawatir air laut akan naik sehingga petani sulit menjaring ikan.

"Kita lakukan ini (panen paksa) juga untuk kerena takut ada pasang susulan. Kalau itu terjadi, ikan akan hanyut dibawa ombak," kata Sukemi, salah seorang petani tambak, Kamis (29/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gelombang pasang yang terjadi beberapa hari belakangan ini juga melanda sebagian pemukiman penduduk di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Pemasangan breakwater atau pemecah ombak, tak mampu mencegah datangnya gelombang pasang.

Menurut pengamatan detikcom, hal ini disebabkan rendahnya garis pantai di sekitar areal yang dilanda gelombang pasang. Peristiwa ini diperkirakan akan berlangsung selama sepekan dan puncaknya terjadi saat bulan purnama tiba. (djo/djo)


Berita Terkait