Djoko Santoso Diminta Tidak Remehkan Fit and Proper Test DPR

Djoko Santoso Diminta Tidak Remehkan Fit and Proper Test DPR

- detikNews
Kamis, 29 Nov 2007 08:20 WIB
Jakarta - Penunjukan KSAD Djoko Santoso sebagai calon tunggal panglima TNI bakal berjalan mulus. Namun Djoko diminta tidak meremehkan fit and proper test yang akan digelar pekan depan.
Β "Kalau figur Jenderal Djoko, saya kira komisi I dapat menerima dengan baik. Karena dari sisi persyaratan, Djoko sudah layak, dia KSAD, berprestasi. Tapi tetap jangan sembrono," kata Ketua FKB DPR Effendy Choirie pada detikcom Kamis (29/11/2007).

Menurut Anggota Komisi pertahanan DPR ini, meski kans Djoko menjadi panglima TNI hampir 100 persen, Djoko diingatkan untuk tidak meremehkan proses fit and proper test Komisi I. Karena banyak hal yang akan diklarifikasi kepada Djoko terkait komitmen reformasi TNI, penanganan kasus TNI, sampai persoalan kasus-kasus yang terkait dengan personal Djoko.

"Kami dari FKB membuka diri untuk menerima masukan-masukan dari masyarakat terkait calon panglima. Semua masukan akan kami jadikan bahan untuk uji kelayakan," ujar Effendy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Choi panggilan akrab politisi PKB ini berharap, dengan panglima baru TNI dapat lebih dekat dengan masyratakat. Selama ini, TNI yang diharapkan dapat bekerjasama dengan rakyat, justru banyak berbenturan dan menyakiti rakyat, khususnya terkait dengan kasus-kasus sengketa tanah.

"Dengan panglima baru kita harapkan kasus-kasus antara TNI dan rakyat tidak terjadi lagi. Kasus-Kasus TNI dengan purnawirawan juga tuntas. biar ada bedanya," tutupnya.
(yid/bal)


Berita Terkait