"Surat calon panglima sudah masuk ke Komisi I, kita rencanakan pertengahan minggu depan fit and proper test digelar, ya antara Selasa dan Rabu. Kita usahakan terbuka," jelas Wakil Ketua Komisi I DPR Yusron Ihza pada detikcom, Kamis (29/11/2007)
Meski nama yang diajukan presiden hanya satu orang, lanjut Yusron, tidak berarti Komisi I otomatis menerima Djoko sebagai panglima, karena itu djoko diminta mempersiapkan diri dengan baik agar dapat meyakinkan Komisi I secara bulat untuk menerimanya sebagai panglima TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seandainya Djoko tidak diloloskan Komisi I? "Bisa saja presiden memperpanjang panglima TNI yang sekarang, kan sudah ada presedennya pada zaman bu Mega. Karena itu, calon panglima harus betul-betul siap visi misi dan kerja," tegas Yusron.
Yusron menambahkan, sampai saat ini komisi I DPR masih membuka masukan dari masyrakat terkait apa pun yang ada hubungannya dengan calon panglima yang akan di uji. Karena itu jika ada masukan, Yusron meminta masyarakat tidak malu-malu mengirimkan bahan ke Komisi I.
"Komisi I buka masukan dari masyarakat. Silakan kalau ada, kirim masukan itu, kita akan jadikan bahan pertanyaan nanti di komisi," pungkasnya.
(yid/bal)










































