Dikutip dari AFP, Rabu (28/11/2007), pihak berwenang Taiwan menyebutkan, kapal tersebut mengalami kecelakaan setelah dihantam badai akibat cuaca yang buruk.
Sebuah tayangan TV lokal menggambarkan penjaga pantai sedang berupaya menyelamatkan seorang ABK yang terapung-apung di laut. Namun Menteri Transportasi Taiwan Ho Wen-chih mengungkapkan kekhawatirannya bahwa sisa ABK yang lain telah tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjaga pantai Taiwan mengerahkan pencarian besar-besaran melalui laut dan udara setelah menerima sinyal darurat dari kapal tersebut pada hari Selasa 27 November.
Kepada regu penyelamat, ABK yang berhasil ditolong menuturkan, kapal yang mengangkut bijih besi dari Indonesia dengan tujuan pelabuhan Tianjin di Cina itu tenggelam hanya lima menit setelah air masuk ke kabin.
Dia berhasil menyelamatkan diri, karena saat peristiwa terjadi sedang berada di atas dek kapal dan meloncat ke laut. "Kapal memberi sinyal darurat dan memberitahukan akan tenggelam," kata pejabat kementerian transportasi Jeffrey Tsao.
Tim SAR Taiwan menyatakan akan terus melakukan pencarian selama 72 jam ke depan sebagai patokan waktu korban dapat bertahan hidup.Β
(bal/bal)










































