DPR Akan Minta Penjelasan Pemerintah Soal Arca Solo

DPR Akan Minta Penjelasan Pemerintah Soal Arca Solo

- detikNews
Rabu, 28 Nov 2007 21:42 WIB
Jakarta - Hilangnya sejumlah arca dari museum sejarah di Solo, jual beli illegal benda-benda bernilai budaya, hingga klaim seni budaya nasional oleh negara sing menunjukkan kondisi cagar budaya Indonesia kini sangat rentan.

Komisi yang membidangi kebudayaan dan pariwisata di DPR pun berencana mengundang pemerintah pekan depan.

"Kami sudah menjadwalkan memanggil menbudpar minggu depan. Soal itu pasti akan kita tanyakan," ujar Ketua Komisi X Irwan Prayitno kepada detikcom di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irwan mengatakan, rentannya cagar budaya nasional disebabkan sistem inventarisasi yang tidak menyeluruh. Dia mencontohkan masih banyak benda klasik bernilai budaya tinggi yang tersebar di masyarakat, tidak terhimpun di museum.

Tidak saja tersebar di masyarakat, Irwan pun meyakini, banyak benda-benda budaya nasional yang saat ini berada di tangan pihak asing.

"Memang berserakan dimana-mana. saat saya ke Rusia, ada cagar budaya kita di museum di sana. Masyarakat kita pun banyak yang memiliki bebatuan pusaka seperti prasasti secara perseorangan,"tuturnya.

Persoalan lainnya, lanjut politisi PKS ini, terkait penjagaan dan perawatan terhadap cagar budaya yang yang masih minim. Kasus hilangnya sejumlah arca di Solo contohnya menurut dia, karena minimnya gaji yang diterima pegawai museum.

"Motivasinya kan tidak lain karena uang alias ekonomi. Dia membutuhkan keuangan,maka dia menjual benda budaya itu," cetusnya.

Karena itu, Irwan mengusulkan, sebaiknya pemerintah menginventarisasi kembali benda seni dan budaya nasional. Bahkan jika perlu, pemerintah berani mengeluarkan biaya besar untuk menghimpun benda-benda tersebut dari masyarakat.

"Kalau mau,pemerintah umumkan saja untuk membeli benda-benda budaya dari masyarakat.Di negara-negara maju berani melakukan itu untuk menjaga cagar budayanya," pungkas Irwan.
(rmd/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads