Sebanyak 24 kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terdampak kekeringan imbas kemarau. Akibatnya, 94.002 warga mengalami kesulitan mengakses air bersih.
"Taksiran dampak kekeringan atau krisis air 24 kecamatan, jumlah jiwa 94.002," tulis keterangan BPBD Kabupaten Bogor, Sabtu (25/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka tersebut tercatat sejak 10 Juni hingga 24 Juli 2026. BPBD mengatakan ratusan ribu liter air bersih telah didistribusikan ke wilayah yang terdampak.
"Jumlah distribusi air 752.500 liter," sebutnya.
Sebanyak 94.002 warga yang terdampak itu terdiri dari 27.225 keluarga. Sementara desa atau kelurahan yang terdampak sebanyak 72 dari 24 kecamatan itu.
"Lokasi atau titik distribusi (air bersih) yaitu 69," ungkapnya.
Adapun kecamatan yang terdampak adalah Ciampea, Cigudeg, Rumpin, Leuwisadeng, Sukajaya, Nanggung, Jasinga, Ciseeng, Cibungbulang, Pamijahan, Dramaga, Cigombong, Megamendung, Tanjungsari, Sukaraja, Babakan Madang, Cariu, Citeureup, Jonggol, Parung, Rancabungur, Kemang, Parungpanjang, dan Tenjo.










































