'Disentil' JK Soal Pelabuhan Priok, Prijanto Mesam-Mesem

'Disentil' JK Soal Pelabuhan Priok, Prijanto Mesam-Mesem

- detikNews
Rabu, 28 Nov 2007 16:12 WIB
Jakarta - Sebelum lengser, Wapres Jusuf Kalla mengidamkan Pelabuhan Tanjung Priok menjadi pelabuhan terbaik di Asia Tenggara. Pelabuhan itu pun diminta berdandan selama 2 tahun.

Demikian sambutan Wapres Jusuf Kalla dalam acara peresmian Terminal Bongkar Muat Mobil di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/11/20007).

JK yang mengenakan kemeja lengan panjang biru dan celana kain warna hitam
ini menyoroti penataan Pelabuhan Tanjung Priok.

JK pun berbagi cerita seputar kunjungannya ke pelabuhan itu pada 1,5 tahun silam.

"Saya tanya Tanjung Priok itu fungsinya apa, saya heran kapal yang pergi ke Eropa hanya sekali setahun, karena semua kapal lewat Singapura. Jadi pelabuhan kita hanya menjadi pelabuhan penghubung saja," kata JK.

"Makanya waktu itu saya minta dibangun terminal khusus bongkar muat mobil.
Ini hanya sebagian saja. Nantinya seluruh Tanjung Priok harus ditata ulang. Dalam waktu 2 tahun, pelabuhan Tanjung Priok berskala Malaysia," lanjutnya.

Menurut dia, Tanjung Priok harus kembali arwah menjadi pelabuhan internasional. "Kalau bisa nanti diperpanjang jadi Dirut Pelindo. Saya minta nggak cuma di Jakarta, tetapi semuanya di seluruh Indonesia.
Sebelum saya turun menjadi wapres, saya mau lihat ini selesai," kelakar pria yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini disambut tawa hadirin.

JK lalu mengajak Pemprov DKI Jakarta berperan serta. "Jangan lupa ini daerah Bapak, nggak ada daerah khusus Tanjung Priok. Ini masuk wilayah DKI Jakarta. Jadi Bapak harus turut serta membangun ini, karena ekonomi Jakarta tergantung dari sini juga," kata JK sambil menunjuk ke arah Wagub DKI Jakarta Prijanto.

Mendengar itu, Prijanto yang mengenakan pakaian dinas warna coklat ini tampak mesam-mesem sambil manggut-manggut kepalanya. Prijanto duduk di samping Menneg BUMN Sofyan Djalil. (aan/sss)


Berita Terkait