Demikian disampaikan juru bicara rumah sakit nasional Colombo, Pushpa Soysa kepada kantor berita AFP, Rabu (28/11/2007).
Pemerintah Sri Lanka yakin serangan bom itu merupakan ulah gerilyawan Tamil Tigers. Bom tersebut ditujukan kepada Menteri Kesejahteraan Sosial Douglas Devananda, yang telah lolos dari setidaknya empat percobaan pembunuhan terhadap dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wanita itu meledakkan dirinya ketika personel keamanan menteri melakukan pemeriksaan rutin padanya," kata juru bicara EPDP.
Polisi mengatakan, wanita pengebom tersebut mengalami lumpuh akibat polio. Saat akan diperiksa petugas keamanan, perempuan itu langsung meledakkan bahan peledak yang dipasang di kutangnya. Dia pun tewas seketika dalam ledakan itu.
Sebelum terjun ke kancah politik pada tahun 1980-an, Devananda pernah berjuang bersama gerilyawan LTTE. Dalam serangan kali ini, Devananda tidak mengalami luka-luka apapun. Namun sekretarisnya tewas dan dua personel keamanan terluka.
(ita/ana)











































