Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, dilaporkan ke polisi atas dugaan melemparkan kue ke wajah stafnya, Yuli Nofita Sari (29). Menurut pengakuan Yuli, saat kejadian, tidak ada satu pun yang menolongnya.
"Paling bikin kecewa, laki-laki banyak di lokasi kejadian. Tetapi tidak ada satu pun bersikap manusiawi untuk hentikan saat saya dilempar dan disiram," ujar Yuli dilansir detikSulsel, Jumat (24/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuli mengaku juga ada banyak pejabat DPRD dan staf di kantin saat kejadian. Mereka juga tidak ada yang berupaya melerai aksi Andi Tenri.
"Banyak sekali orang saat itu, ada kabag dan ada juga staf. Cuma yang saya ingat hanya beberapa saja, seperti Andi Ikbal Baso (Kabag Fasilitasi DPRD), Andi Zulfikar Efendy (Kasubag Rumah Tangga DPRD), dan Andi Juanda Putra (Ajudan Ketua DPRD)," sebutnya.
Yuli menegaskan menolak berdamai dengan Andi Tenri. Yuli, yang berstatus PPPK paruh waktu, juga melaporkan Andi Tenri ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Bone.
"Ada mi beberapa yang mediasi, tapi saya tidak mau damai. Saya mau melapor ke BK soal kode etiknya, baru sementara disusun kuasa hukumku," ujar Yuli.
Baca berita selengkapnya di sini.
Simak juga Video 'Anggota DPRD DKI soal Flyover Latumenten Ditarget Kelar Desember 2026':
(whn/idh)









































