"Proses yang berjalan sekarang ini bukan untuk mencari yang terbaik. Saya melihat proses ini hanya untuk singkir menyingkirkan," kata anggota Komisi III Benny K Harman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2007).
Menurut Benny, sejumlah calon pimpinan KPK ada yang bermain atau meminta dukungan dan sponsor dari pejabat tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buktinya, lanjut Benny, ada beberapa calon pimpinan KPK yang memobilisasi dukungan, baik dari pejabat maupun mantan pejabat.
Saat ditanyakan siapa yang bermain dalam katelebece itu, apakah calon pimpinan KPK yang kontroversial saat ini, Benny tidak membantahnya.
"Ya, katebelece ini bisa dilihat dari surat-surat yang masuk. Karena katebelece ini ada yang tertulis dan tidak tertulis," imbuhnya.
Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, dari 10 calon pimpinan KPK, yang menjalani seleksi hanya 3 orang yang layak untuk dipilih.
"Menurut saya, hanya ada 3 yang layak. Komisi III kan tidak harus pilih 5 dari 10. Bisa menolak semua atau sebagian. Saya menilainya karena melihat masa lampau dan track record yang ditelusuri dari 3 calon itu," cetusnya.
Jika pada akhirnya Komisi III hanya memilih 3 dari 10 calon, maka Presiden SBY seharusnya mengeluarkan Perppu untuk menunjuk 2 orang lagi agar pimpinan KPK genap beranggotakan 5 orang. Dua orang ini diambil dari pimpinan KPK sekarang.
"Ada kesinambungan administratif. Saya yakin yang lain juga punya nurani seperti saya. Tapi saya tidak tahu, kita lihat saja nanti," ujarnya. (ziz/sss)










































