Menurut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, munculnya air pasang dapat diprediksi. Tapi untuk mengatasi akibat dari air pasang tidaklah mudah. Tidak bisa diatasi hanya dengan membangun tanggul.
"Tanggul diperlukan hanya untuk sementara, tidak untuk jangka panjang, dan perlu perbaikan serta revisi setiap saat," kata pria yang akrab disapa Foke ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sistem foldernya harus diperbarui terus menerus seperti di Belanda. Tanggulnya selalu di-upgrade setiap ada dampak pemanasan global," jelas jebolan Teknik Arsitektur Perencanaan Kota dan Wilayah dari Technische Universitat Braunschweig Republik Federasi Jerman tahun 1976 ini.
Foke menyatakan, banjir tidak hanya berasal dari gunung yang gundul, namun dari global warning.
"Makanya kita harus merevisi sistem penanggulangan banjir di Jakarta," ujar Foke.
Dia mengaku, pihaknya sudah meminta dana dari pemerintah pusat. Namun belum ada tanggapan dari pusat. (nik/sss)











































