Dokter Magang di Lampung Meninggal, IDI Sebut Tak Ada Indikasi Overwork

Dokter Magang di Lampung Meninggal, IDI Sebut Tak Ada Indikasi Overwork

Antaranews - detikNews
Kamis, 23 Jul 2026 12:49 WIB
Ucapan belasungkawa atas wafatnya dr. M Zulfikar Drakel oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung. (ANTARA/HO-IDI Lampung)
Ucapan belasungkawa atas meninggalnya dr M Zulfikar Drakel oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung. (ANTARA/HO-IDI Lampung)ANTARA/HO-IDI Lampung
Bandar Lampung -

Dokter peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) M Zulfikar Drakel meninggal dunia saat menjalani masa pengabdian di RSUD Sukadana, Lampung Timur. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung menyatakan Zufikar meninggal diduga akibat penyakit penyerta yang sebelumnya tidak diketahui.

"Jadi hasil investigasi yang dilakukan menunjukkan tidak ditemukan indikasi overwork atau kerja berlebihan. Kami juga tidak menemukan adanya bullying maupun kekerasan di tempat kerja," kata Ketua IDI Lampung Josi Harnos saat dimintai konfirmasi di Bandarlampung, dilansir Antara, Kamis (23/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zulfikar meninggal pada 21 Juli 2026 di Kota Metro. Menurutnya, investigasi dilakukan dengan meminta keterangan dari sesama dokter magang, rumah sakit tempat bertugas, direktur rumah sakit, hingga dokter pendamping.

"Dari hasil penelusuran, ditemukan dugaan adanya penyakit penyerta yang tidak pernah diketahui sebelumnya," kata Josi.

ADVERTISEMENT

Kemudian, lanjut dia, di dalam tubuh yang bersangkutan juga terdapat indikasi infeksi. Namun jenis dan sumber infeksi tidak dapat dipastikan karena keluarga menolak dilakukan autopsi.

"Ada infeksi, tetapi tidak bisa ditegakkan infeksi apa, di mana, dan seperti apa, karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Kami menghormati keputusan keluarga tersebut," katanya.

Ia menambahkan karakter almarhum yang cenderung pendiam serta tinggal terpisah dari rekan-rekan sejawat membuat informasi mengenai kondisi kesehatannya sulit diketahui.

"Sehingga meninggalnya dokter Zulfikar ini tidak bisa disamakan dengan kasus-kasus sebelumnya yang terjadi, karena penyebabnya berbeda," kata Josi.

Josi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dokter. Zulfikar yang merupakan dokter magang (internship).

"Kami juga mengapresiasi keterlibatan Kementerian Kesehatan, Kepolisian, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), Pengurus Besar IDI, serta Dinas Kesehatan provinsi, dalam proses investigasi," katanya.

Lihat juga Video: Usut Tuntas Keterlibatan Anggota DPRD di Kasus Kematian dr Icha

(idh/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini