Menko Polkam Bacakan Pesan Prabowo: Ancaman Narkoba Memprihatinkan

Menko Polkam Bacakan Pesan Prabowo: Ancaman Narkoba Memprihatinkan

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Kamis, 23 Jul 2026 12:18 WIB
Menko Polkam Djamari saat membacakan amanat Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (Rizky/detikcom)
Menko Polkam Djamari saat membacakan amanat Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (Rizky/detikcom)
Bogor -

Presiden Prabowo Subianto menyebut ancaman narkotika sangat memprihatinkan. Pesan Prabowo disampaikan oleh Menko Polkam, Djamari Chaniago, dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional.

"Kita tidak boleh menutup mata terhadap fakta ini karena ancaman narkotika masih berada pada tingkat yang sangat memprihatinkan di tingkat nasional," kata Prabowo dalam sambutan yang dibacakan Djamari di Lido, Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026).

Prabowo menilai permasalahan narkotika semakin kompleks. Sindikat narkotika kini memanfaatkan teknologi untuk memasarkan barang haram itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jaringan sindikat internasional kini memanfaatkan teknologi digital, media sosial, dan penyelundupan transnasional yang canggih. Mereka menyasar negara kita karena mereka tahu Indonesia adalah pasar yang cukup besar," ujarnya.

Di Indonesia, katanya, angka prevelansi penyalahgunaan narkotika masih menunjukkan tren yang fluktuatif. Hal itu terungkap dari data BNN bersama Badan Pusat Statistik (BPS) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Pada tahun 2008, angka prevalensi berada di tingkat 1,99 persen, lalu naik menjadi angka 2,23 persen pada tahun 2011, sebelum akhirnya turun pada angka 2,18 persen pada tahun 2014," sebutnya.

Penurunan berlanjut mencapai angka 1,77 persen pada 2017. Namun angkanya kembali meningkat 1,80 persen pada 2019 dan meningkat lagi menjadi 1,95 persen pada 2021.

"Selanjutnya pada tahap 2023, angkanya turun menjadi 1,73 persen. Dan pada 2025, angka prevalensi naik menjadi 2,11 persen atau setara dengan 4,15 juta jiwa positif," ujarnya.

Simak juga Video: Prabowo Tak Ragu Larang Vape Jika Masih Dipakai untuk Narkoba

Halaman 2 dari 2
(rdh/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini