"Kita kadang menanam, tapi sering lupa memelihara pohon," kata Hatta dalam sambutannya di Setneg, Jl Majapahit, Jakarta, Rabu (28/11/2007).
Menurut Hatta, gerakan nasional menanam dan memelihara pohon merupakan upaya mengurangi dampak pemanasan global. Emisi karbon secara perlahan telah mengubah iklim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setneg berencana menanam 1.000 pohon. Sebanyak 100 pohon ditanam di kantor Setneg. Sedangkan 900 pohon lainnya ditanam di kompleks perumahan Setneg yang akan dilakukan serempak pada 1 Desember 2007 oleh Ny Oke Hatta Rajasa.
Dalam kesempatan tersebut, Hatta dan Waseskab Lambock Nahattands masing-masing menanam pohon Buni, diikuti pejabat Setneg lain yang menanam pohon Mahoni, Nangka, Gaharu, dan Durian.
Hatta kemudian menanam pohon Bodhi di taman tengah Istana Kepresidenan. Kepala Rumah Tangga Istana Ahmad Rusdi menanam pohon Matoa di samping kiri Istana Merdeka.
Rencananya akan ada 180 pohon yang terdiri dari pohon Bodhi, Matoa dan Asam Jawa yang akan ditanam di 5 istana kepresidenan mulai dari Istana Bogor sampai Istana Tampaksiring. Istana Negara mendapat 8 pohon yaitu 3 pohon Bodhi, 3 Asam Jawa dan 2 Matoa. (fay/sss)











































