"Bayar dulu dong...! Bayar dulu...!" teriak warga kepada pengendara yang melintas di Tol Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2007) pukul 09.00 WIB.
Kendaraan pun menjadi korban amarah. Bodi kendaraan dipukuli warga dengan tangan kosong. Beberapa pengendara memprotes aksi itu. "Jangan pukul-pukul dong," kata seorang pengendara.
"Makanya bayar...!" sahut warga sewot.
Seperti biasa, warga tampak membangun tenda-tenda dan palang bambu. Warga memblokir dengan mendirikan tenda-tenda di tol arah Pondok Ranji ke Jakarta.
Sedangkan arah Jakarta-Pondok Ranji disulap menjadi 2 arus bolak-balik.
Itu pun siap-siap dipasangi palang.
5 Polisi tampak tidak berbuat apa-apa. Mereka meminta warga tidak terlalu ke tengah jalan. "Mundur-mundur! Jangan terlalu ke tengah," kata seorang aparat.
Tembok
Kuasa hukum warga, Andi Rifai, memastikan rencana pembangunan tembok.
"Kita jadi bangun tembok. Bahan-bahannya sudah siap, tetapi sekarang masih di toko material," kata Andi.
Andi pun mengatakan, tanah milik ahli waris Isa bin Baman tidak bersinggungan dengan tanah milik Dinas Kebersihan Pemprov DKI Jakarta.
"Lihat saja di peta inventarisasi nomor 03/Invent/2006 Pemprov DKI Jakarta," ujar Andi sambil menunjukkan peta itu. (aan/sss)











































