PDIP Dinilai Memburu Simpati dengan Konvensi

PDIP Dinilai Memburu Simpati dengan Konvensi

- detikNews
Rabu, 28 Nov 2007 07:27 WIB
Jakarta - Siapa bakal pendamping Megawati Soekarnoputri dalam bursa pilpres 2009 rencananya akan ditetapkan PDIP melalui konvensi. Gagasan ini dinilai sebagai ajang memburu simpati.

"Saya lihat PDIP mencoba momentum ini untuk mendapatkan simpati publik yang lebih luas. Karena konvensi dianggap sebagai metode yang demokratis," kata pengamat dari lembaga kajian politik Indo Barometer, M Qodari kepada detikcom, Rabu (28/11/2007).

Menurut dia, gagasan PDIP untuk menggelar konvensi memang cukup menarik. Sekalipun, konvensi yang meniru pola Partai Golkar itu hanya untuk menjaring bakal wapres yang akan diusung untuk mendampingi Megawati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PDIP, lanjut dia, harus konsisten dengan desain konvensi yang akan diterapkan. Partai berlambang banteng moncong putih ini juga harus memastikan bahwa cawapres hasil konvensi inilah yang akan diusung mendampingi Mega.

"Kemudian, peserta konvensi juga harus fair. Yang kalah juga tidak balik memusuhi," imbuhnya.

Qodari mengingatkan, kriteria pemenang konvensi juga harus diperjelas. Jangan sampai PDIP mengulang pengalaman pahit saat menjaring bakal cawagub dalam Pilkada DKI 2007.

"Yang paling traumatik kan saat pilkada DKI lalu. Bakal calonnya sudah keliling kesana kemari tetapi yang terpilih malah yang lainnya," pungkasnya.
(fiq/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads