Ketua DPR Puan Maharani mendorong pemerintah untuk mengevaluasi seluruh sekolah dasar negeri (SDN) yang sepi peminat dalam tahun ajaran baru ini. Puan meminta pemerintah mencari tahu penyebab SDN sepi peminat.
"Jadi evaluasi ini memang harus dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah dan harus ada evaluasi ulang terkait dengan hal tersebut," kata Puan Maharani saat jumpa pers seusai rapat paripurna di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Lebih lanjut, Puan menyebutkan Komisi X DP sudah melaporkan fenomena sejumlah sekolah yang sepi kepada pimpinan DPR. Telah dilaporkan juga bahwa Komisi X meminta kementerian terkait mengevaluasi hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah kemudian jaraknya memang cukup jauh dari tempat penduduk, atau kah kemudian kualitasnya, ataukah kemudian memang muridnya yang tidak ada dan lain-lain sebagainya," ucapnya.
Sejumlah SDN di berbagai daerah diketahui sepi peminat dan hanya memiliki beberapa orang siswa baru. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sedang mendata jumlah SDN yang muridnya kurang dari 60 orang.
"Kementerian sedang mendata sekolah yang jumlah muridnya kurang dari 60," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti kepada wartawan, Jumat (17/7).
Mu'ti telah membicarakan masalah ini kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dia menyebutkan akan diadakan rapat khusus membahas sedikitnya peminat SDN tersebut.
"Secara nonformal saya sudah menyampaikan masalah menurunnya jumlah murid SD kepada Bapak Mendagri. Nanti akan diadakan rapat khusus membahas fenomena tersebut," kata Mendikdasmen.
Simak juga Video 'SD di Badung Hanya Dapat 3 Murid Baru, MPLS Diramaikan Kakak Kelas':










































