"Kita sudah memfungsikan rumah sakit yang ada untuk menangani diare yang ringan," kata Wakil Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Salimar Salim di Balai Kota, Jakarta, Selasa (27/11/2007).
Dikatakan Salimar, untuk RS Islam Sukapura, penurunan penderita diare dari 26 kasus menjadi 19 kasus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan ini mengatakan, untuk menangani masalah diare,Β sumber air telah ditaburi kaporit. Sampel air juga sudah diambil dan dikirim ke laboratorium.
"Hasilnya kita tunggu 2 hari," ujarnya.
Sampel diambil di 3 lokasi yakni dari perusahaan air isi ulang, sumur, dan hidran.
Jika ditemukan ada kesalahan yang dilakukan oleh pemilik usaha air isi ulang, maka izinnya akan dicabut.
"Sebab harus ada sertifikat layak sehat dari Dinkes," imbuhnya. (ziz/nrl)











































