"Kalau KSAD belum ada kepastian mau diganti, masak langsung disiapkan calonnya. Di DPR kan ada fit and proper test untuk panglima TNI. Kalau itu belum dilewati, kan tidak mungkin Mabes TNI mengajukan nama untuk penggantinya," kata Kapuspen TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/11/2007).
Untuk itu, menurut Sagom, Mabes TNI belum melakukan sidang Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) untuk menyeleksi para perwira tinggi untuk menduduki jabatan KSAD, termasuk KSAU dan KSAL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu mengalir, barulah presiden nanti menunggu nama pengganti kepala staf yang menjadi panglima. Nama itu pun akan sangat tergantung panglima TNI yang baru," jelas Sagom.
Peluang
Ada enam orang yang berpeluang menjadi KSAD, yaitu perwira yang berpangkat bintang tiga. Berikut nama-namanya sesuai tahun kelahiran dan kelulusan Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) -- sekarang Akademi Militer (Akmil):
- Sekjen Dephan Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin, kelahiran Ujungpandang 30 Oktober 1952, Akabri 1974.
- Ses Menko Polhukam Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo, kelahiran Surabaya 6 Agustus 1952, Akabri (Adhi Makayasa) 1974.
- Wakil KSAD Letjen TNI Cornel Simbolon, kelahiran tahun 1951, Akbari 1973.
- Dankodiklat AD Letjen TNI Bambang Darmono, kelahiran Tahun 1951 Akabri
- 1974.
- Kasum TNI Letjen TNI Erwin Sujono, kelahiran Bandung 5 Februari 1951, Akabri 1975.
- Pankostrad Letjen TNI George Toisutta, kelahiran Makasar 1 Juni 1953, Akabri 1976.
Bila dilihat kansnya menjadi KSAD, untuk tiga figur seperti Bambang Darmono, Erwin Sujono dan Cornel Simbolon adalah kelahiran tahun 1951, artinya pada awal dan pertengahan tahun depan sudah memasuki masa pensiun, sehingga kecil kemungkinan menjadi pucuk pimpinan TNI AD.
Sementara George Toisutta dianggap paling muda dan lulusan Akabri tahun 1976, namun
dianggap terlalu cepat naik setelah menjabat Pangkostrad.
Jadi peluangnya ada pada dua figur lainnya, yaitu Sjafrie Sjamsuddin dan Agustadi. Bila melihat tahun kelulusannya, sama tahun 1974. Tapi Agustadi mendapat predikat Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akabri saat itu, sehingga dinilai cocok menjadi KSAD.
Sementara di lingkungan TNI AU, isu pengganti KSAU Marsekal TNI Herman Prayitno yang paling kuat adalah Wakil KSAU Marsekal Madya TNI Subadrio. Sedangkan KSAL Laksamana TNI Sumardjono adalah mantan Panglima Armada Timur yang sekarang menjabat sebagai Asops KSAL Laksamana Muda TNI Muklas Sidik. (zal/sss)











































