"Itu hanya wacana, retorika untuk menutupi kelemahannya. Cuci piring yang dilakukan SBY sekarang itu piring yang tidak pernah dipakai. Dan piring yang kotor, yang dia (pakai) makan, tak akan dicuci," ketus Aria Bima saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/11/2007).
Aria Bima menegaskan, SBY bukan yang sama sekali baru dalam pemerintahan. Sejak era Megawati Soekarnoputri pun, SBY sudah menjadi menteri. Jadi, 'pesta' yang terjadi pada pemerintahan sebelumnya ikut menjadi tanggung jawab SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena SBY itu bukan orang yang terlalu bersih. Kalau memang bersih, SBY harus berani diaudit kekayaannya. Pada level mana, jabatan apa, dia mempunyai apa. Itu kalau mau fair," imbuh Aria yang juga merupakan Wakil Ketua Fraksi PDIP DPR itu.
"Jadi, penegakan hukum yang dia lakukan juga terkait kepentingannya.
Kalau mau fair, semua jangan tebang pilih. Jangan pilih-pilih piring kalau mencuci," pungkas Aria dengan ketus. (aba/sss)











































