Kecelakaan terjadi 100 kilometer menjelang memasuki Makkah, Selasa (27/11/2007) 02.30 WAS, setelah menempuh perjalanan sekitar 350 kilometer dari Madinah. Jamaah yang berada di dalam bus tersebut adalah 50 calhaj yang tergabung dalam Kloter 3 Embarkasi Surabaya.
Ketua rombongan, Abu Bakar, saat dihubungi membenarkan telah terjadi kecelakaan yang terjadi pada bus yang membawa rombongan yang dipimpinnya. Namun Abu Bakar mengakukurang mengetahui kronologi kejadian karena saat peristiwa terjadi dia sedang tidur.
Demikian dilaporkan reporter detikcom di Madinah, Muchus Budi Rahayu.
Salah seorang penumpang, Hanifianto, menuturkan kecelakaan terjadi di jalan lurus bebas hambatan. Bus menghantam sebuah truk trailer yang datang dari arah berlawanan. Karena kerasnya benturan, bagian depan bus mengalami kerusakan serius, sehingga sopir baru bisa dievakuasi beberapa saat kemudian karena terjepit.
“Karena perjalanan malam, banyak penumpang yang tertidur ketika kecelakaan itu terjadi. Tiba-tiba terdengar suara sangat keras akibat benturan. Tujuh penumpang mengalami luka-luka ringan akibat benturan di dalam bus,” ujar Hanifianto.
Tujuh calhaj yang mengalami luka segera dievakuasi dengan ambulans untuk mendapat perawatan di BPHI Daker Makkah. Sedangkan para penumpang lain dijemput dengan bus beberapa waktu kemudian dan langsung menuju ke tempat penginapan yang telah disediakan bagi mereka di Makkah sesuai pengundian (qur’ah).
Hingga saat ini belum ada informasi nama sopir yang mengemudikan bus tersebut. Namun sejumlah petugas PPIH baik di Daker Makkah maupun Madinah menyebutkan, kemungkinan besar kecelakaan terjadi karena sopir mengantuk.
Ketujuh korban terdiri dari lima orang-orang calhaj laki-laki dan dua orang calhaj perempuan. Para korban berita ini diturunkan masih berada di ruang rawat BPHI Makkah, namun dilaporkan tidak ada korban yang mengalami luka serius. (mbr/nrl)











































