"Pemilu 2004 lalu kita pernah dizalimi oleh yang berwenang pada saat itu. Kita mendirikan partai bukan untuk pemilu, tapi untuk mengabdi pada nusa dan bangsa. Karena itu kita bertekad untuk ikut Pemilu 2009," kata Ketua Umum PITA ini.
Hal tersebut disampaikan Dimyati dalam pidato pembukaan Munas I Pita di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (27/11/2007). Sebelumnya partai ini bernama Partai Indonesia Tanah Air (PITA), tanpa 'kita'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimyati juga yakin kalau partainya bisa memenuhi kuota 30 persen perempuan dalam Pemilu 2009. "Jatah 30 persen itu harus tercapai," ujarnya. (ziz/sss)










































