Warga pun sudah mendirikan tenda, membentangkan spanduk dan memblokir jalan dengan bambu.
Akibat penutupan yang dilakukan Selasa (27/11/2007), arus dari Serpong menuju Jakarta menumpuk dan menimbulkan 'padat merayap tanpa harapan' (pamer paha) 1 km hinggga pintu tol Pondok Ranji. Sementara ruas sebaliknya belum diblokir warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut salah satu ahli waris Isa bin Baman, Na'ing, pihaknya akan menutup kedua ruas tersebut.
"Kami sudah capek aksi terus menerus. Kami sudah tidak ingin demo seperti ini, tapi mau bagaimana lagi. Mohon maaf bagi pengguna jalan tol. Kami terpaksa harus memblokir jalan," ujar Na'ing.
Tidak seperti aksi sebelumnya yang dijaga ketat polisi, aksi pada hari ini dijaga ketat Satpol PP. Sekitar 10 Satpol PP dari Pemkot Jakarta Selatan berusaha memperlancar lalu lintas.
Polisi Jalan Raya (PJR) pada hari ini atau pun polisi dari satuan lainnya tidak kelihatan, baik dari Polsek Pesanggrahan maupun Polres Jakarta Selatan.
(nik/nrl)











































