Itulah penampulan ayam taliwang dan plecing kangkung yang disebut masakan ABG. 2 makanan lezat ini berasal dari Kampung Taliwang, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kampung ini berada di sebelah timur Kota Mataram yang bisa ditempuh kira-kira 10 menit dari Bandara Selaparang.
Kenapa kok namanya masakan ABG?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ayamnya, ayam kampung Muda. Kangkungnya juga kangkung muda," jelas Hanan.
Nah, ayam muda yang menggugah selera ini bisa dilihat dari ukuran dagingnya yang hanya sebesar burung dara. Sedangkan kangkung muda dapat diketahui dari jumlah helai daun pada batangnya yang sedikit.
Namun ada yang mengganjal saat wartawan detikcom Gagah Wijoseno menjajal kedua makanan itu di kampung halamannya. Tidak terasa sama sekali sensasi pedas yang konon bisa membuat air mata bercucuran.
Tapi tunggu dulu, jangan kecewa dulu. Hanan mengatakan restoran itu bukan tempat yang cocok untuk menjajal kedahsyatan Ayam Taliwang-Plecing Kangkung.
"Kalau di rumah makan, rasanya sudah disesuaikan. Rasanya kurang," jelasnya.
Haran menyarankan agar pecinta kuliner menyicipi Ayam Taliwang-Plecing Kangkung di warung-warung pinggir jalan. Rasanya masih orisinil, pedas campur kecut-kecut segar.Cita rasa warung di pinggir jalan lebih menendang. Rahasianya, kata Hanan, adalah asam dan terasi.
Asamnya disimpan dulu selama 2 tahun sehingga benar-benar asam. Lalu, terasinya adalah terasi khusus Lombok yang tidak dijual di tempat lain. Kalau diracik menjadi satu, dijamin lidah huh...hah.. huh.. hah!
(gah/ana)











































