Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas

Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas

Yurgo Purab - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2026 14:49 WIB
Konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, kembali pecah pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, NTT, kembali pecah pada Sabtu (18/7/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Konflik antara warga Desa Narasaosina dan Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali pecah pagi tadi. Dua orang tewas akibat kejadian ini.

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, langsung mendatangi lokasi seusai warga kedua desa kembali memanas pagi ini. Menurutnya, dua korban tewas terdiri atas warga Desa Narasaosina dan Waiburak.

"Saya di lokasi. Lagi nego (mediasi) antar mayat dari Lewonara (Desa Narasaosina) yang dibunuh. Mayat dari Bele (Desa Waiburak) siap dikubur," kata Ignas, dilansir detikBali, Sabtu (18/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, ada dua warga dari Desa Waiburak yang mengalami luka dan sudah dirujuk ke RSUD Lewoleba dan RSUD dr Hendrikus Fernandez Larantuka. Kedua warga yang terluka akibat senjata tajam itu sempat menjalani perawatan di Puskesmas Ile Boleng.

"Satu pasien dirujuk ke RSUD Lewoleba dan satu pasien lagi dirujuk ke RSUD Larantuka," ujar Kepala Puskesmas Ile Boleng, Stefanus Ola Bura, Sabtu (18/7).

Bentrok antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak terjadi sejak lama. Konflik dipicu saling klaim kepemilikan tanah adat yang belum juga rampung.

Kasus tersebut sudah sempat dimediasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur beberapa waktu lalu. Meski begitu, bentrokan masih terjadi. Bahkan, pada 9 Mei lalu, belasan rumah ludes dibakar dan tujuh warga terkena peluru hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca selengkapnya di sini.

Tonton juga video "Truk Rombongan Tim Sepakbola Terguling di NTT, 2 Meninggal Dunia"

(eva/idh)


Berita Terkait