Pasutri Ribut gara-gara 'Pelakor' di KRL Diturunkan di Stasiun Bekasi Timur

Pasutri Ribut gara-gara 'Pelakor' di KRL Diturunkan di Stasiun Bekasi Timur

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 17 Jul 2026 14:30 WIB
Penumpang menaiki KRL Commuter Line di jalur hijau green line Tanah Abang-Rangkasbitung di Jakarta, Senin (6/7/2026). Kemenhub menargetkan proyek peningkatan daya listrik aliran atas (LAA) atau elektrifikasi jalur KRL Green Line rampung pada 2027.
Ilustrasi KRL. (Andhika Prasetia/detikFoto)
Jakarta -

Keributan terjadi di dalam kereta KRL rute Cikarang-Kampungbandan gara-gara istri memergoki suami bareng wanita lain yang disebut 'pelakor'. Peristiwa kegaduhan itu membuat pasangan suami istri itu diturunkan dari KRL.

"Petugas pengaman segera mengamankan dan menurunkan kedua pengguna tersebut untuk ditindaklanjuti di Stasiun Bekasi Timur," kata Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

Keributan tersebut terjadi pada Kamis (16/7) sekitar pukul 20.25 WIB di dalam kereta perjalanan Commuter Line Cikarang No.5179B relasi Cikarang-Kampungbandan. Leza menyebut keributan tersebut dipicu persoalan pasangan suami istri tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Usai dimintai keterangan oleh petugas di pos pengaman stasiun, bahwa kegaduhan dipicu oleh permasalahan keluarga (suami-istri)," imbuhnya.

Petugas keamanan kemudian mengamankan situasi tersebut dan menurunkan keduanya di Stasiun Bekasi Timur. Atas kejadian ini, kedua pengguna diberi peringatan untuk tidak melakukan kegaduhan lagi baik di dalam Commuter Line maupun di stasiun.

ADVERTISEMENT

Pihak KAI Commuter menyayangkan peristiwa kegaduhan tersebut. KAI Commuter mengimbau pengguna KRL tidak membuat kegaduhan di area publik, khususnya dalam perjalanan commuter line.

Viral di Medsos

Peristiwa tersebut terekam video amatir dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial terlihat seorang wanita bergumul dengan wanita lain.

Wanita yang diduga merupakan istri kemudian memaki-maki dan mencoba menjambak seorang wanita yang disebutnya sebagai 'pelakor'.

"A***** lu pelakor. Calon jablay, pelakor. Gara-gara elu anak gue ... (suara tak terdengar jelas)," teriak wanita tersebut emosional.

Seorang pria yang diduga sebagai suami mencoba melerai.

"Eh udah, udah," teriak pria tersebut.

Seorang petugas keamanan datang dan melerai keributan tersebut. Beberapa penumpang juga terlihat mencoba melerai.

Tonton juga video "Wanita di Luwu Disiram Air Cabai gegara Dituduh Pelakor"

(mea/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini