Diancam Dijebol Warga, Pintu Air Pasar Ikan Dijaga Polisi

Diancam Dijebol Warga, Pintu Air Pasar Ikan Dijaga Polisi

- detikNews
Senin, 26 Nov 2007 14:53 WIB
Diancam Dijebol Warga, Pintu Air Pasar Ikan Dijaga Polisi
Jakarta - Ratusan rumah warga Muara Baru, Pluit, Jakarta Utara, terendam banjir hingga 1 meter. Warga marah dan mengancam bakal menjebol pintu air Pasar Ikan. 100 Aparat polisi dan Satpol PP pun siaga.

50 Personel Satpol PP tampak berjaga-jaga di sekitar pintu air Pasar Ikan, Jalan Kampung Bandan, Penjaringan, Jakarta Utara. Sedangkan polisi tersebar berjaga-jaga di samping pintu air itu yang berjarak sekitar 20 meter. Perjagaan dimulai sejak Senin (26/11/2007) pukul pukul 11.30 WIB.

"Tadi warga memaksa membuka. Saya tidak berani, nggak ada perintah dan instruksi. Lagian petugas polisi banyak, mereka hanya teriak-teriak. Kalau memaksa buka ya mungkin bisa ditembak," kata petugas pintu air, Hermanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hermanto, kentinggian air mencapai 221 centimeter. "Baru kali ini tinggi. Kalau tahun 2002 itu cuma 210. Sekarang selisihnya gede banget. Kalau yang di darat airnya cuma -40 centimeter. Kalau ini dibuka, Kota sampai Istana bisa tenggelam," beber Hermanto.

Sementara itu, warga kini terkonsentrasi di tempat pengungsian di RT 19 RW 17 Muara Baru, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara. Tempat itu kini dihuni 26 KK.

16 Rumah porak poranda dan ratusan rumah di RT 19 dan RT 20 terendam
air hingga sedada orang dewasa alias 1 meter akibat air pasang ini.

(aan/sss)


Berita Terkait