Polisi Wilayah Diminta Merapat ke Tokoh Masyarakat

Polisi Wilayah Diminta Merapat ke Tokoh Masyarakat

- detikNews
Senin, 26 Nov 2007 14:38 WIB
Jakarta - Sudah bukan zamannya lagi aparat bersikap arogan. Apalagi menghadapi era yang semakin demokratis. Para polisi di wilayah pun diminta untuk merangkul tokoh masyarakat dan ulama.

"Kalau perlu mendatangi langsung rumah tokoh masyarakat atau tokoh agama untuk berkomunikasi, face to face. Tidak perlu menunggu dengan mengundang datang ke tempat kita," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto.

Hal ini disampaikan dia dalam sambutan pada acara pembekalan kemampuan Polmas dan HAM di Wisma Kinasih, Lido, Jawa Barat, Senin (26/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara yang dihadiri sekitar 254 kepala polisi wilayah se Indonesia ini, Sutanto juga menekankan, dengan pengembangan polisi masyarakat (polmas) diharapkan, warga dapat ikut memecahkan masalah di lingkungannya.

"Masyarakat adalah subyek. Tidak ada lagi anggapan polisi di atas yang lain," imbuhnya.

Dengan merangkul masyarakat, diharapkan persoalan kasus atau potensi konflik dapat dicegah. "Kita selesaikan di hulunya. Ini juga dapat mengurangi anggaran," tambahnya.

Sementara untuk penanganan HAM di wilayah, Sutanto meminta agar terus ditingkatkan pelaksanaannya.

"HAM perlu diturunkan kepada setiap anggota dalam tugas, supaya citra polisi lebih baik," imbuhnya.

Namun Sutanto juga mengklaim pemahaman anak buahnya akan HAM terus meningkat. Lebih lagi saat menangani demonstrasi di mana penggunaan kekerasan semakin berkurang.

"Kita lebih baik dari negara lain, demo dapat ditangani dengan baik. Coba lihat bagaimana polisi menangani demo di India," tandasnya. (ndr/sss)


Berita Terkait