"Kalau perlu mendatangi langsung rumah tokoh masyarakat atau tokoh agama untuk berkomunikasi, face to face. Tidak perlu menunggu dengan mengundang datang ke tempat kita," kata Kapolri Jenderal Pol Sutanto.
Hal ini disampaikan dia dalam sambutan pada acara pembekalan kemampuan Polmas dan HAM di Wisma Kinasih, Lido, Jawa Barat, Senin (26/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat adalah subyek. Tidak ada lagi anggapan polisi di atas yang lain," imbuhnya.
Dengan merangkul masyarakat, diharapkan persoalan kasus atau potensi konflik dapat dicegah. "Kita selesaikan di hulunya. Ini juga dapat mengurangi anggaran," tambahnya.
Sementara untuk penanganan HAM di wilayah, Sutanto meminta agar terus ditingkatkan pelaksanaannya.
"HAM perlu diturunkan kepada setiap anggota dalam tugas, supaya citra polisi lebih baik," imbuhnya.
Namun Sutanto juga mengklaim pemahaman anak buahnya akan HAM terus meningkat. Lebih lagi saat menangani demonstrasi di mana penggunaan kekerasan semakin berkurang.
"Kita lebih baik dari negara lain, demo dapat ditangani dengan baik. Coba lihat bagaimana polisi menangani demo di India," tandasnya. (ndr/sss)











































