Hal itu diungkapkan Ketua Tim Dokter yang merawat Dede, dr Rahmat Dinata Sp KK, di RSHS, Jl Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Senin (26/11/2007).
"Tidak menyakitkan karena tidak ada pembuluh darah, layaknya seperti kuku. Yang penting jangan sampai terkena pangkalnya. Ini kita lakukan agar si pasien tidak terlalu berat," kata Rahmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini memamg daya kekebalan tubuhnya terus menurun. Namun Dede belum kita berikan obat, hanya asupan gizinya saja ditingkatkan. Hal ini untuk meningkatkan berat badannya yang saat ini sekitar 46 kg," ungkap Rahmat.
Tim dokter RSHS juga mengambil contoh DNA jaringan kulit yang menebal. Contoh DNA itu akan dikirim ke RS Kanker Dharmais di Jakarta.
"Kami juga sudah menerima hasil pemeriksaan oleh Prof Anthony Gapari (ahli dermatologi dari Maryland,AS). Kami akan jadikan hasil pemeriksaan Prof Gapari sebagai data awal untuk pengobatan Dede selanjutnya," ungkap Rahmat. (djo/nrl)










































