"Rusdihardjo, dubes sekarang itu dari polisi, mantan Kapolri, tapi kurang greget terhadap masalah TKI," ujar Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Malaysia Muhammad Iqbal.
Hal ini disampaikan dia di sela-sela fit and proper test calon dubes di Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Iqbal, yang diperlukan sekarang adalah sosok yang memiliki jaringan kepada partai-partai di Malaysia dan siap tempur turun ke lapangan.
"Kami menginginkan sosok dubes yang sipil yang mau turun ke lapangan, karena selama ini dari karir, polisi, militer sudah dicoba. Tapi justru sipil belum pernah dicoba," ujarnya.
Iqbal meminta agar Presiden SBY mempertimbangkan kembali untuk menempatkan Dubes Indonesia untuk Malaysia dari kalangan militer dan polisi. Yang diperlukan Indonesia adalah dubes yang mampu menyelesaikan persoalan TKI di Malaysia yang sampai saat ini belum bisa diselesaikan.
Fungsi dan tugas dubes sebagai perpanjangan tangan pemerintah Indonesia di luar negeri tidak pernah menyentuh kepada substansi kebutuhan dan persoalan warga negara. (ziz/sss)











































