Sorotan Legislator Sumbar soal Siswa di Padang Bawa Bom Rakitan

Sorotan Legislator Sumbar soal Siswa di Padang Bawa Bom Rakitan

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Rabu, 15 Jul 2026 17:47 WIB
Sorotan Legislator Sumbar soal Siswa di Padang Bawa Bom Rakitan
Foto: Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman. (dok. istimewa/Alex Indra).
Jakarta -

Anggota DPR RI, Alex Indra Lukman, mengomentari kasus seorang pelajar berinisial R (17) yang membawa bom rakitan lalu diledakkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Alex menyoroti peran sekolah hingga orang tua terhadap ruang yang guyub selama proses belajar mengajar.

"Tanggung jawab sekolah, bukan hanya terkait kurikulum pelajaran, tetapi juga interaksi di lingkungan sekolah baik itu antarsiswa maupun dengan guru-gurunya," kata Alex Indra Lukman dalam keterangan tertulis, Rabu (15/7/2026).

Selain mengingatkan stakeholder kependidikan, Wakil Ketua Komisi IV DPR ini meminta para orang tua ikut berperan lebih aktif dalam mendidik buah hatinya. Alex berharap mereka tak mengesampingkan tanggung jawab dan membebankan ke sekolah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya, tentang penanaman nilai-nilai kemanusiaan. Ini akan lebih membekas pada jiwa anak, jika dilakukan oleh orang tua di rumah," terang ketua PDIP Sumbar ini.

"Dengan begitu, anak akan tumbuh dengan jiwa yang lebih toleran dan tidak suka menjaili teman-temannya dengan bully-an," tambah anggota DPR RI Dapil Sumbar I ini.

Kepada penyidik Polresta Padang yang memproses peristiwa meledaknya bom ini, Alex juga berharap, tidak mengabaikan hak-hak anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, yakni UU No 23 Tahun 2002 yang telah mengalami perubahan melalui UU No 35 Tahun 2014 serta UU No 17 Tahun 2016.

Seperti diketahui, seorang pelajar berinisial R (17) membawa bom rakitan yang diledakkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Polisi menyebut R merupakan korban perundungan atau bullying teman-temannya.

Ledakan itu terjadi pada Selasa (14/7) di MAN 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang. Jubir Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka, menjelaskan barang yang diduga merupakan bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Polisi menyebut R kerap menjadi korban bullying teman-temannya.

"Iya betul korban bullying karena tekanan psikologi sering jadi objek ejekan teman-temannya ya, dia berbuat seperti itu," ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya saat dihubungi wartawan.

Lihat Video 'Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, 1 Siswa Diamankan':

(dwr/gbr)


Berita Terkait