Berang Reog Ponorogo Dijiplak, Mahasiswa Bakar Bendera Malaysia

Berang Reog Ponorogo Dijiplak, Mahasiswa Bakar Bendera Malaysia

- detikNews
Senin, 26 Nov 2007 11:01 WIB
Ponorogo - Sejumlah warga Ponorogo marah setelah mengetahui tarian Reog Ponorogo dijiplak Malaysia dan diberi nama Tarian Barongan. Terkait hal ini, sekitar 50 mahasiswa Ponorogo yang berasal dari Universitas Islam Sunan Giri dan Institut Agama Islam Riyadatul Mujahidin Ponpes Walisongo berunjuk rasa.

Unjuk rasa mereka gelar di kantor Pemkab dan DPRD Ponorogo, Senin (26/11/2007). Dengan mengenakan seragam almamater universitas masing-masing, mereka kemudian membakar dua bendera Malaysia di halaman gedung DPRD Ponorogo. Pembakaran ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap Malaysia yang melakukan penjiplakan tarian Reog.

Menurut pengakuan salah satu pengunjuk rasa yang tidak mau disebutkan namanya, bendera tersebut adalah bendera yang dibeli oleh sejumlah TKI Ponorogo saat berada di Malaysia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Unjuk rasa ini dimulai dari Alun-Alun Ponorogo yang kemudian long march menuju Pendopo Pemkab Ponorogo dilanjutkan ke DPRD Ponorogo. Dengan membawa berbagai poster, menari, bernyanyi dan melakukan berbagai orasi, mereka menuntut agar Pemkab Ponorogo bertindak tegas terhadap kejadian penjiplakan ini.

"Siapa yang bertanggung jawab atas kejadian penjiplakan ini. Reog Ponorogo adalah ikon kesenian milik Ponorogo bukan negara lain. Reog adalah identitas kita yang seharusnya segenap tenaga dipertahankan sekuatnya oleh Pemkab," tegas korlap unjuk rasa, Fahrizal.

Hingga saat ini, perwakilan dari mahasiswa masih melakukan pertemuan dengan beberapa anggota DPRD guna menyampaikan aspirasinya. (bdh/asy)


Berita Terkait