Demo Rusuh, Badawi Geram

Demo Rusuh, Badawi Geram

- detikNews
Senin, 26 Nov 2007 10:27 WIB
Kuala Lumpur - Otoritas Malaysia harus mengambil tindakan tegas untuk membubarkan aksi unjuk rasa yang berubah rusuh. Lebih dari 240 pendemo ditangkap setelah ribuan warga India Malaysia menggelar aksi demo di Kuala Lumpur.

Aksi protes berubah menjadi rusuh ketika sekelompok pendemo melempari polisi dengan batu dan botol. Akibatnya, sedikitnya 4 polisi terluka. Bahkan salah seorang di antaranya harus mendapatkan empat jahitan di kepala akibat terkena lemparan batu. Tujuh mobil polisi juga rusak berat akibat dilempari batu oleh massa.

Beberapa pendemo juga mengalami cedera. Untuk membubarkan massa, polisi menggunakan gas air mata dan meriam air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi demo ilegal ini membuat geram Perdana Menteri (PM) Malaysia Abdullah Ahmad Badawi. Dicetuskannya, mereka yang mengorganisir demo tersebut tampaknya ingin menguji kesabaran pemerintah.

"Jangan salah gunakan kebebasan yang telah diberikan pada kalian," cetus Badawi seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Senin (/11/2007).

Ditegaskannya, mereka yang ikut serta dalam aksi protes tersebut tidak akan lolos dari hukuman.

Aksi protes ini dilakukan kelompok Hindu Rights Action Force (Hindraf) untuk mendesak pemerintah menyetujui memorandum yang mereka ajukan mengenai perlindungan hak-hak komunitas India-Malaysia.

"Jika kalian ingin mengajukan memorandum, ada cara lain untuk itu," tandas Badawi.
(ita/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads