"Kita minta bantuan pemerintah pusat. Banyak sekali rumah yang rusak di sini," kata Kepala TU Dinkes Dompu, Hidayat, saat dihubungi detikcom, Senin (26/11/2007).
Pemerintah Kabupaten Dompu, kata Hidayat, sulit menangani pembangunan kembali rumah penduduk yang rusak. Rumah di Dompu banyak yang roboh karena konstruksinya masih tradisional.
"Banyak yang tidak kuat karena konstruksinya rumah panggung. Ada juga bangunan modern tapi campuran bahan bangunanannya tidak bagus sehingga runtuh," ujarnya.
Saat ini belum diketahui jumlah pasti rumah yang rusak maupun roboh akibat trio gempa 6,7 SR, 5 SR, dan 6,8 SR yang melanda perairan Kabupaten Dompu. Pendataan masih terus dilakukan pihak-pihak terkait.
"Kini kita sedang berusaha terus melakukan pendataan. Camat, kades, dan lurah sudah keliling untuk melakukan pendataan di daerahnya," terangnya.
(gah/gah)











































