Demikian disampaikan Dirut RSHS Cissy S Prawira saat dihubungi melalui telepon detikcom, Senin (26/11/2007). Menurut dia, tujuan pemanggilan tersebut untuk meminta hasil penelitian Gaspari.
"Saat saya bicara dengan Kresna (freelance Fox TV pembuat film dokumenter Dede-red), dia bilang kalau ternyata prof Gaspari ingin membagi hasil penelitian kasus Dede dengan kita. Hal ini kita sambut baik," ujar Cissy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, Kresna akan menjadi penghubung antara tim dokter dengan Gaspari. "Sementara untuk dokter siapa yang akan melakukan hubungan langsung dengan Gaspari, nanti akan kita tunjuk siapa yang bersedia," tutur Cissy.
Menurut Freelance Fox TV di Indonesia, Kresna Astraatmadja, berdasarkan hasil pemeriksaan Gaspari yang diterima tanggal 12 September 2007 lalu, disebutkan bahwa ternyata Dede tidak mengidap epidermodisplasia veruciformis (EDV). Dede terinveksi Human Papiloma Virus (HPV) tipe 2.
"Menurut Gaspari awalnya pun dia menduga Dede mengidap EDV, tetapi setelah diteliti Dede ternyata terkena virus HPV 2. Ini menjadi penting, sebab EDV itu berpotensi kanker kulit. Sementara Dede kecil kemungkinan kena kanker kulit," jelas Kresna.
(ern/asy)










































