Akbar Wait and See Maju Capres lewat Survei Golkar

Akbar Wait and See Maju Capres lewat Survei Golkar

- detikNews
Minggu, 25 Nov 2007 22:40 WIB
Jakarta - Partai Golkar meninggalkan metode konvensi dan beralih ke survei untuk menjaring capres untuk maju dalam pilpres 2009. Tokoh pro-konvensi Akbar Tanjung belum berani berkomentar banyak bila dirinya ikut terjaring survei.

"Ya tentu lihat dulu. Saya tidak bisa katakan maju atau tidak, karena tidak tahu metodenya. Semua harus dipelajari," ujarnya diplomatis di sela-sela acara penutupan Rapimnas III dan perayaan HUT ke-43 Partai Golkar di Hall D PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (25/11/2007).

Lalu bagaimana bila tidak terjaring survei? "Ya tidak masalah," katanya singkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akbar bersikeras konvensi pada 2004 tidak sia-sia. Walaupun gagal dalam pilpres, Golkar menjadi pemenang dalam pemilu legislatif.

"Saya tidak mengurangi pendapat saya, bahwa apa yang kami lakukan 5 tahun lalu telah terbukti Partai Golkar meningkat citranya di masyarakat," tegasnya.

Mantan ketua umum Golkar ini juga berbicara soal biaya konvensi. Dia membantah konvensi menghabiskan dana hingga ratusan miliar rupiah.

"Kalau keluar dana benar, tapi tidak sampai ratusan miliar rupiah," tuturnya.

Beredar isu kalau ada upaya de-akbarisasi di tubuh Golkar. Kontan, Akbar menetralisirnya. "Oh tidak ada, saya tidak ada pikiran atau pendapat seperti itu. Cuma saja, saya tidak setuju kalau konvensi dikatakan tidak bermanfaat," pungkasnya.
(gah/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads