Menhub: Kasus Batavia Air Tak Sulitkan Posisi Indonesia

Menhub: Kasus Batavia Air Tak Sulitkan Posisi Indonesia

- detikNews
Minggu, 25 Nov 2007 17:52 WIB
Jakarta - Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal tidak khawatir kasus Batavia Air akan menyulitkan posisi Indonesia terkait rencana pencabutan larangan terbang oleh Komisi Uni Eropa.

Menurutnya, kasus copotnya komponen sayap pesawat itu berbeda dengan apa yang dipermasalahkan Uni Eropa.

"Insya Allah, nggak. Kasus itu memang kecelakaan yang serius tapi berbeda dengan yang dipersoalkan Uni Eropa yakni serial accident yang dianggap kemudian kesalahan fundamental," kata Jusman di kediaman pribadi Presiden SBY di Cikeas, Jawa Barat, Minggu (25/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jusman mengatakan, kasus Batavia lebih merupakan error management. Untuk itu, perbaikannya adalah dengan me-recovery manajemen maskapai penerbangan itu.

Manajemen Batavia Air harus melakukan pengawasan terhadap tim perawat armada pesawat. Mulai dari teknisi lapangan yang berkualitas, dibuktikan dengan sertifikat yang up to date, serta pemilihan rekanan perawatan pesawat yang tepat pula.

"Seringkali perawatan dilakukan secara outsourcing. Harus diteliti benar siapa mereka dan bagaimana bekerjanya," tutur Jusman.

Jusman melanjutkan, Dephub masih menunggu hasil penelitian KNKT. Penelitian itu akan membuka penyebab pasti kecelakaan yang selama ini diduga atas kelalaian tim perawat pesawat, berikut rekomendasi penanggulangannya. (mar/aba)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait