Acara berlangsung itu di kediaman pribadi Presiden SBY di Cikeas, Kab. Bogor, Minggu (25/11/2007). Tapi ekpedisi yang terdiri dari 4 mobil, dan satu bus mini serta mobil pengangkut BBM itu baru meninggalkan Jakarta pada Rabu (28/11/2007).
Ketua rombongan, Heru Lelono, dalam laporannya menyebut ekspedisi berlangsung sampai 17 Desember. Di beberapa kota di sepanjang perjalanan Jakarta-Bali-Jakarta akan digelar pameran dan paparan Blue Energi. "Tiba di Bali 30 November, pameran dibuka 3 Desember bersamaan KTT UNFCCC," ujarnya.
Blue energi sendiri merupakan jenis BBM baru yang Berbeda dengan BBM yang terbuat dari bahan fosil. Blue energi tersusun dari hidrogen dan kabon tak jenuh sintetik yang dicampur BBM biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa dinamakan Blue energi, sebab masih menggunakan emisi. Tapi amat kecil dan bisa ditoleransi. Saya beri nama blue karena itu warna air dan laut yang jadi sumber bahan sintetik hidrogen dan karbon," ujar SBY dalam sambutannya.
Usai menyampaikan sambutan, Presiden SBY meninjau rombongan dan persediaan BBM yag mereka bawa. Kemudia secara simbolis SBY melepas rombongan dengan kibaran bendera Gerakan Indonesia Bersatu. (lh/asy)











































