Polri dan Kejagung Bakal Ada Program Tukar-menukar Pendidikan Penyidik

Polri dan Kejagung Bakal Ada Program Tukar-menukar Pendidikan Penyidik

Rumondang Naibaho - detikNews
Senin, 13 Jul 2026 16:41 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di gedung Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di gedung Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hubungan Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) solid dalam pelayanan dan penegakan hukum. Sigit mengatakan ada rencana pendidikan bersama penyidik Polri dan Kejagung.

"Tadi ada rencana untuk meningkatkan program kemitraan, tukar-menukar pendidikan antara jaksa dan Polri khususnya penyidik, sehingga kemudian di dalam setiap langkah koordinasi khususnya dalam ikatan criminal justice system tentunya semuanya bisa menjadi lebih baik," kata Sigit saat jumpa pers bersama dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di gedung Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Kerja sama pendidian penyidik Polri dan Kejagung ini termasuk untuk memberikan rasa keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum. Kapolri menegaskan hubungan Polri dan Kejagung bersinergi dan kolaboratif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di satu sisi dengan sinergi dan kolaborasi kemitraan antara dua institusi Kejaksaan dan Kepolisian ini tentunya diharapkan oleh masyarakat-masyarakat yang membutuhkan pelayanan di bidang hukum untuk betul-betul hukum bisa diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dari sisi kepastian hukum maupun hukum yang berkeadilan," ujarnya.

"Yang jelas kejaksaan dan kepolisian adalah keluarga besar, dan kita akan terus menjaga agar keluarga besar ini terus terjaga soliditas dan sinergitas yang ada. Mungkin itu yang akan terus kami laksanakan bersama dengan Pak Jaksa Agung untuk program-program kita ke depan," tegas Sigit.

Senada dengan Sigit, ST Burhanuddin mengatakan senergi jaksa dan polisi juga keharusan dari acara hukum. Contohnya, penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan polisi akan diteruskan oleh jaksa dalam tahap penuntutan.

"Nggih, saya menambahkan bahwa begini adik-adik, sinergitas ini diperlukan karena bagi saya, bagi seorang jaksa itu, hasil penyelidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik. Penuntutan yang baik akan menghasilkan putusan yang baik. Itu adalah kewajiban, keharusan kita bersinergi," ucapnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan para pejabat utama Mabes Polri dilanjutkan melanjutkan kunjungan ke Kejagung. Kunjungan dilakukan usai Kapolri dan jajarannya bersilaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI.

Sebelumnya, Jenderal Sigit beserta jajaran PJU Mabes Polri telah lebih dulu melaksanakan silaturahmi ke Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada pukul 13.00 WIB. Kedatangan Kapolri disambut hangat oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta para kepala staf angkatan di Aula Gatot Subroto.

Sigit menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya soliditas TNI-Polri sebagai pilar utama kedaulatan bangsa. Kunjungan ini pun dilakukan guna memperkuat sinergitas kedua institusi.

"Tentunya menyambung apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, bahwa TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa. Yang tentunya, kita memiliki kewajiban untuk terus terjaga agar TNI-Polri tetap solid," kata Jenderal Sigit.

Lihat Video 'Momen Salam Komando hingga Tawa saat Kapolri Bertemu Jaksa Agung':

Halaman 2 dari 2
(rfs/imk)


Berita Terkait